Lewati kontrol
IHAIHA InstituteAcademic Presentation
Internalisasi Nilai Psikospiritual Berbasis Hadis1 / 8
×
MUTUN 2026, International Conference on Hadith Studies

International Conference on Hadith Studies 2026

Internalisasi Nilai Psikospiritual Berbasis Hadis pada Mahasiswa Psikologi Islam UIN Syekh Wasil Kediri:
Survei Cross-Sectional

Ibnu Hajar Ansori · Lailatul Fitriah · Qoidatul Marhumah

Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

“The Development of Hadith Studies in Pesantren:
From the Tradition of Transmission toward the Production of Contemporary Knowledge”

International Conference on Hadith Studies 2026
MUTUN & ANNUAL MEETING ASILHA 2026

Research Background & Problem

  • Context of the study: Pembelajaran hadis mempertemukan penguasaan teks dengan penghayatan dan aktualisasi nilai.
  • Psychospiritual values: Ṣabr, shukr, riḍā, dan qanāʿah menjadi nilai psikospiritual berbasis hadis yang dikaji.
  • Research gap: Belum banyak dijelaskan secara empiris bagaimana Penguasaan-Pemahaman, Penghayatan, dan Aktualisasi berkonfigurasi pada kelompok mahasiswa yang sama.

Bagaimana internalisasi nilai psikospiritual berbasis hadis pada mahasiswa Psikologi Islam di Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri?

Significance and Urgency

01

Academic
Significance

Memberikan bukti empiris mengenai konfigurasi Penguasaan-Pemahaman, Penghayatan, dan Aktualisasi dalam internalisasi nilai psikospiritual berbasis hadis.

02

Social / Educational
Significance

Memberikan evidence untuk membaca keterhubungan penguasaan teks hadis, penghayatan nilai, dan aktualisasinya dalam pembelajaran Hadis Psikologi.

03

Urgency

Evaluasi pembelajaran hadis memerlukan perhatian terhadap struktur internalisasi: bagian yang berkembang relatif kuat, bagian yang masih lemah, serta hubungan antarranahnya.

Research Method

Research
Approach

  • Quantitative
  • Cross-sectional survey
  • Descriptive-relational

Data Source

  • 65 mahasiswa Psikologi Islam
  • UIN Syekh Wasil Kediri
  • Instrumen Likert 20 butir
  • 15–25 Juni 2025

Method of
Analysis

  • Descriptive statistics
  • Cronbach’s α
  • Friedman test + pairwise comparison
  • Spearman’s rank correlation

Research Process

  • Pengumpulan data
  • Pemeriksaan data
  • Pengolahan skor
  • Analisis statistik
  • Interpretasi hasil
01Problem→02Data→03Analysis→04Findings

Findings and Discussion

01Pola Internalisasi

Penguasaan–Pemahaman
M = 3,844
Penghayatan
M = 4,204
Aktualisasi
M = 4,240

χ²(2) = 29,869; p < 0,001

Pola: Penguasaan < Penghayatan ≈ Aktualisasi

02Letak Ketimpangan

Membaca teks hadis terkait 90,77%

Menjelaskan isi dan pesan moral 52,31%

Menelusuri hadis/ayat Al-Qur'an terkait 53,85%

Titik ketimpangan:
Kompetensi elaboratif dan intertekstual

03Asosiasi Kontekstual Terkuat

Relevansi materi ↔ Penghayatan

ρ = 0,599; p < 0,001

Penjelasan dosen ↔ Aktualisasi

ρ = 0,549; p < 0,001

Pola Tiga ranah internalisasi

Penguasaan–
PemahamanM 3,844
<PenghayatanM 4,204≈AktualisasiM 4,240

Key Takeaway

Internalisasi nilai psikospiritual berbasis hadis menunjukkan konfigurasi yang tidak seimbang tetapi saling berhubungan. Penguasaan-Pemahaman relatif lebih rendah, dengan ketimpangan utama pada kompetensi elaboratif dan intertekstual.

Academic Contribution / Idea

F

Research Finding

Internalisasi menunjukkan konfigurasi yang saling berhubungan tetapi tidak seimbang: Penguasaan-Pemahaman relatif lebih rendah, sedangkan Penghayatan dan Aktualisasi lebih tinggi dan relatif setara.

A

Academic Argument

Ketiga ranah internalisasi saling berhubungan, tetapi memiliki tingkat dan kekuatan hubungan yang berbeda. Ketimpangan Penguasaan-Pemahaman terutama terletak pada kompetensi elaboratif dan intertekstual, sedangkan hubungan antarranah paling kuat terdapat antara Penghayatan dan Aktualisasi (ρ = 0,674; p < 0,001).

N

New Contribution

Penelitian ini menawarkan kerangka empiris untuk membaca produksi pengetahuan hadis di perguruan tinggi melalui konfigurasi dan keterhubungan Penguasaan-Pemahaman, Penghayatan, dan Aktualisasi nilai pada mahasiswa.

Conclusion

Main Conclusion

Internalisasi nilai psikospiritual berbasis hadis pada mahasiswa yang diteliti menunjukkan konfigurasi yang saling berhubungan tetapi tidak seimbang. Penguasaan-Pemahaman relatif lebih rendah, terutama pada kompetensi elaboratif dan intertekstual, sedangkan Penghayatan dan Aktualisasi lebih tinggi dan relatif setara.

Key Takeaways:

✓Ketiga ranah memiliki tingkat yang berbeda dan saling berhubungan dengan kekuatan yang berbeda.

✓Ketimpangan Penguasaan-Pemahaman terutama terletak pada kompetensi elaboratif dan intertekstual.

✓Relevansi materi berhubungan paling kuat dengan Penghayatan (ρ = 0,599), sedangkan penjelasan dosen berhubungan paling kuat dengan Aktualisasi (ρ = 0,549).

Implications and Closing

Implications for
Hadith Education

Temuan penelitian menegaskan pentingnya penguatan kompetensi elaboratif dan intertekstual dalam pendidikan hadis. Pembelajaran dapat diarahkan pada keterhubungan teks hadis, disiplin keilmuan, dan pengalaman peserta didik sebagai ruang pengembangan penghayatan dan aktualisasi nilai.

Impact on Pesantren
Scholarship

Dalam konteks pesantren, kerangka Penguasaan-Pemahaman, Penghayatan, dan Aktualisasi dapat digunakan untuk membaca bagaimana transmisi hadis berhubungan dengan pembentukan pemaknaan dan aktualisasi nilai pada santri. Kerangka ini membuka ruang kajian empiris tentang produksi pengetahuan hadis di pesantren.

Future Research
Direction

Studi longitudinal, asesmen objektif kompetensi hadis, dan pendekatan kualitatif diperlukan untuk memperdalam pola internalisasi. Pengujian pada mahasiswa dan santri dapat memperluas pemahaman tentang produksi pengetahuan hadis dalam lingkungan pendidikan yang berbeda.

Thank YouQuestions & Discussion
Gunakan ← → atau Space untuk berpindah